Kegiatan IHT Pembelajaran Mendalam Terintegrasi dengan Literasi dan Numerasi
Sausu – Dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, SMAN 1 Sausu menggelar In-house Training (IHT) bertema “Pembelajaran Mendalam Terintegrasi Literasi dan Numerasi” pada Jum’at s/d Sabtu , 28-29 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Guru ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan SMAN 1 Sausu.
Kegiatan ini dilatar belakangi oleh tuntutan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pentingnya pembelajaran mendalam (deep learning) serta penguatan kompetensi literasi dan numerasi bagi peserta didik. Kepala SMAN 1 Sausu, I Made Ayub Pascima S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa IHT ini merupakan langkah strategis untuk membekali guru dengan metode dan pendekatan baru dalam pembelajaran.
“Pembelajaran mendalam bukan hanya tentang menyampaikan materi, tetapi bagaimana membuat siswa benar-benar memahami konsep, mengaitkannya dengan kehidupan nyata, serta mampu mengkomunikasikannya. Literasi dan numerasi adalah fondasi dari semua itu. Kami ingin para guru memiliki perangkat yang tepat untuk membimbing siswa mencapai kompetensi tersebut,” ujar I Made Ayub Pascima. S.Pd saat membuka acara.
Pemahaman Konsep dan Praktik Langsung
Kegiatan IHT menghadirkan narasumber dari Bapak Ridwan, S.Pd kepala sekolah SMA Tomini yang memaparkan materi mengenai:
1. Konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Fokus pada bagaimana mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif melalui pendekatan student-centered learning.
2. Integrasi Literasi: Strategi mengintegrasikan keterampilan membaca, menulis, dan memahami teks lintas mata pelajaran, tidak hanya terbatas pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
3. Penguatan Numerasi: Teknik mengajarkan logika, pola, dan penalaran kuantitatif dalam berbagai konteks, termasuk mata pelajaran sosial dan sains.
Selain pemaparan teori, para peserta juga dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk menyusun modul ajar serta lembar kerja peserta didik (LKPD) yang mengintegrasikan literasi dan numerasi dalam pembelajaran mendalam. Suasana terlihat interaktif saat para guru saling bertukar ide dan menyusun rencana aksi yang akan diterapkan di kelas masing-masing.
Antusiasme Tinggi dan Dampak Positif
Salah satu peserta IHT, I Wayan Subagia, S.Pd, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. “Saya sangat terbantu dengan adanya IHT ini. Ternyata banyak cara kreatif untuk memasukkan unsur literasi dan numerasi ke dalam pelajaran yang saya ampu. Ini akan membuat pembelajaran lebih bermakna dan tidak membosankan bagi siswa,” tuturnya.
Dengan terlaksananya IHT ini, SMAN 1 Sausu berharap terjadi peningkatan signifikan dalam proses pembelajaran di sekolah. Ke depan, hasil dari pelatihan ini akan diawasi dan dievaluasi melalui supervisi kelas dan peninjauan hasil belajar siswa secara berkala.
SMAN 1 Sausu berkomitmen untuk terus menjadi sekolah yang adaptif terhadap perubahan kurikulum dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21 bagi seluruh warganya.
0 Komentar
Bergabunglah dalam diskusiTinggalkan Komentar